• PIN Blackberry Messenger Royal928
  • PIN BBM
    20 C3 DD 18
  • LINE Chat ID Royal928
  • LINE CHAT ID
    ROYAL928
  • Whatsapp Royal928
  • WHATSAPP
    +855 11 808 432
  • WeChat ID Royal928
  • WECHAT ID
    ROYAL928
  • WeChat ID Royal928
  • YAHOO ID
    CSROYAL928
  • Kepada Seluruh Member Setia ROYAL928 Harap Agar Untuk Selalu Melakukan Konfirmasi Rekening Sebelum Melakukan Deposit Ke Kami Terlebih Dahulu.

Sedikit Lagi Persija Rekrut Mantan Bek Tottenham dan Ajax

Kategori : Sepak Bola Tags : 06/12/2014

«

»

AGEN IBCBET – AGEN M8BET – AGEN SBOBET – AGEN BOLA – BANDAR JUDI – BOLA ONLINE – JUDI ONLINE
Kekecewaan Persija Jakarta atas kepergian Fabiano Beltrame, mulai sirna. Tim berjulukan Macan kemayoran itu selangkah lagi mendapatkan tanda tangan mantan bek Tottenham Hotspur, Timothee Atouba.

Wacana tersebut dibenarkan agen Timothee di Indonesia, Francis Yonga. Bek 32 tahun itu mengaku tertarik menjajal petualangan di Indonesia. “Pemain sudah oke, tinggal tergantung Persija,” kata Yonga.

Menurut Yonga, Persija tidak perlu meragukan kualitas Timothee. Apalagi bek asal Kamerun itu punya segudang pengalaman bermain di tim elite Eropa.

Sebelum memperkuat Tottenham Hotspur pada periode 2004-2005, pemain ini menjadi palang pintu andalan tim FC Basel. Ia juga sempat semusim memperkuat tim Bundesliga, Hamburger SV.

Namun, karier Timothee mulai meredup saat membela Ajax Amsterdam pada 2009-2011. Mantan penggawa tim nasional Kamerun itu hanya 11 kali tampil dalam dua musim bersama tim elite Eredivisie tersebut.

Dua tahun terakhir, Timothee berkarier di level kasta kedua Liga Spanyol bersama Las Palmas. Pemilik tinggi 191 cm ini hanya mendapat kesempatan tampil pada delapan laga Las Palmas.

“Timothee punya kualitas bagus sebagai stopper. Usianya (32) masih dalam puncak permainan bagi pemain profesional seperti dia,” kata Yonga meyakinkan.

Wacana tersebut juga dibenarkan pelatih Rahmad Darmawan. Satu kuota pemain asing tersisa akan diberikan kepada pemain belakang asal Afrika, sedangkan dua legiun asing sebelumnya dialamatkan kepada Yevgeni Kabayev (Rusia) dan Martin Vunk